Airlangga Academic Guest Lecture “Innovative Plant Tissue Culture for Holticulture and Gene Biotechnology”

By Prodi S1 Biologi Unair On Saturday, December 10 th, 2022 · no Comments · In

Airlangga Academic Guest Lecture “Innovative Plant Tissue Culture for Holticulture and Gene Biotechnology”

Gambar 1. Dokumentasi kegiatan

            Pada tanggal 7 Desember 2022, Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga mengadakan kegiatan Academic Guest Lecture yang menghadirkan pembicara dari Applied Biosciences Department, Faculty of Bioscience Engineering, Ghent University, Prof. Dr. Ir. Stefaan Werbrouck. Pada kesempatan tersebut, Prof. Stefaan memberikan kuliah terkait inovasi dalam bidang kultur jaringan tumbuhan dan aplikasinya di bidang bioteknologi. Kegiatan dalam bentuk webinar ini dihadiri oleh kurang lebih sebanyak 81 partisipan dari golongan peneliti, akademisi, dan masyarakat umum yang juga berasal dari berbagai institusi di Indonesia, seperti  Unair, Universitas Negeri Jember, ITS, UGM, BRIN, dan sebagainya yang memiliki keterkaitan dalam bidang kultur jaringan tumbuhan.

       Pada kuliah tamu yang berdurasi sekitar 2 jam tersebut, Prof.  Stefaan mengenalkan berbagai senyawa baru temuannya yang dapat digunakan sebagai pengganti Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) pada bidang kultur jaringan tumbuhan. Senyawa baru tersebut diketahui memiliki efektivitas yang lebih tinggi dalam memacu pertumbuhan tunas dan kalus serta pertumbuhan akar pada kultur jaringan. Prof. Stefaan memperkenalkan satu senyawa baru, bernama Topolin, yang berhasil diisolasi di laboratorium miliknya. Senyawa Topolin tersebut diketahui memiliki efektivitas dan efisiensi yang jauh lebih tinggi dalam menginduksi pertumbuhan tunas pada eksplan daun dan batang serta dapat menggantikan peran zat sitokinin. Selain itu, Prof. Stefaan juga memperkenalkan senyawa-senyawa lainnya yang diketahui lebih efektif daripada senyawa-senyawa yang biasa digunakan dalam kultur jaringan, seperti senyawa pengganti auksin yang dapat lebih cepat menginduksi pertumbuhan akar, senyawa penghambat degradasi sitokinin sehingga sitokinin tidak mudah terdegradasi dalam medianya, serta memperkenalkan cara pengaplikasian zat sitokinin menggunakan nanoteknologi.

Hadirnya Prof. Stefaan dalam perkuliahan tamu yang diadakan di Departemen Biologi Universitas Airlangga ini tentunya membuka wawasan baru bagi peserta yang hadir terkait efisiensi di bidang kultur jaringan dan aplikasinya di bidang bioteknologi. Dengan adanya perkuliahan ini, diharapkan peneliti Indonesia dapat mempelajari dan mengadaptasi teknik-teknik dan metode baru di bidang terkait, sehingga kultur jaringan tumbuhan di Indonesia dapat dilakukan dengan lebih efektif dan efisien. Selain itu, adanya kuliah tamu ini juga sebagai bentuk inisiasi tindakan lebih lanjut dari para peneliti maupun akademisi Indonesia berupa kolaborasi dengan laboratorium milik Prof. Stefaan maupun Gehnt University di Belgia untuk melakukan penelitian terhadap senyawa-senyawa baru temuan Prof. Stefaan dengan menggunakan sampel tanaman-tanaman yang ada di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Enter a Name

Enter a valid Email

Message cannot be empty