Dr. Junairiah, dosen Departemen Biologi Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Airlangga, turut berkontribusi dalam The 15th Korea–ASEAN Joint Symposium (KAJS) 2026 melalui presentasi poster berjudul “Artocarpus altilis (Breadfruit): A Potential Source of Natural Antimicrobial and Antioxidant Compounds”. Keikutsertaan ini menjadi bagian dari upaya FST Universitas Airlangga dalam memperkenalkan hasil-hasil penelitian yang berfokus pada pemanfaatan keanekaragaman hayati Indonesia sebagai sumber senyawa bioaktif bernilai tinggi. Melalui forum internasional ini, hasil penelitian dipaparkan kepada akademisi dan peneliti dari berbagai negara, sekaligus membuka peluang kolaborasi riset di bidang bioteknologi dan produk alami.
Penelitian tersebut mengkaji potensi sukun (Artocarpus altilis) sebagai sumber senyawa alami yang memiliki aktivitas antimikroba dan antioksidan. Kandungan metabolit sekunder pada tanaman sukun dinilai memiliki prospek untuk dikembangkan sebagai bahan baku produk kesehatan, pangan fungsional, maupun agen antimikroba alami yang lebih ramah lingkungan. Partisipasi Dr. Junairiah dalam KAJS 2026 mencerminkan komitmen FST Universitas Airlangga dalam mendorong riset berbasis biodiversitas lokal agar dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi bioteknologi, dan pemanfaatan sumber daya hayati secara berkelanjutan.
