Departemen Biologi kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan ilmu pengetahuan melalui penyelenggaraan kuliah tamu bertajuk “Genetics Insight for Conservation and Sustainable Exploitation of Polygonum minus in Peninsular Malaysia”. Kegiatan ini menghadirkan perspektif ilmiah terkini mengenai pentingnya pendekatan genetika dalam menjaga kelestarian sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya hayati.

Kuliah tamu dilaksanakan Kamis, 9 April 2026 ini diikuti oleh mahasiswa, kepala departemen biologi (Bu Junairiah) dan Bu Dwi Kusuma. Dalam pemaparannya, narasumber Hamidun Bunawan (PhD, Bristol) Associate Professor Plant Microbial Bioengineering Research Group Institute of Systems Biology (INBIOSIS), UKM menjelaskan bahwa Polygonum minus—tanaman herbal yang dikenal luas di kawasan Asia Tenggara—memiliki potensi besar sebagai bahan obat tradisional, pangan fungsional, hingga sumber senyawa bioaktif.

Namun demikian, eksploitasi yang tidak terkontrol dapat mengancam keberlanjutan spesies ini. Oleh karena itu, pendekatan berbasis genetika menjadi sangat penting untuk memahami keragaman genetik populasi Polygonum minus. Melalui analisis genetika, peneliti dapat mengidentifikasi variasi genetik unggul, menentukan strategi konservasi yang tepat, serta mendukung program budidaya berkelanjutan.
Lebih lanjut, disampaikan bahwa penelitian di Semenanjung Malaysia menunjukkan adanya variasi genetik yang signifikan antar populasi Polygonum minus. Hal ini membuka peluang untuk pengembangan varietas unggul dengan kandungan senyawa aktif yang lebih optimal, sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem alami.
Antusiasme peserta terlihat dari sesi diskusi yang berlangsung aktif. Berbagai pertanyaan diajukan, mulai dari teknik analisis molekuler hingga peluang kolaborasi riset lintas negara. Kegiatan ini tidak hanya memperkaya wawasan akademik, tetapi juga mendorong sinergi antara ilmu genetika dan konservasi sumber daya hayati.

Melalui kuliah tamu ini, Universitas Airlangga berharap dapat terus menjadi wadah pertukaran ilmu pengetahuan yang relevan dengan tantangan global, khususnya dalam bidang konservasi biodiversitas dan pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan.